Rangkuman

 Rangkuman Kewirausahaan


Manajemen Produksi dan Persediaan

Manajemen Persediaan

Manajemen operasional membuat sistem untuk mengolah persediaan. Pada bagian ini, kita membahas dua unsur sistem tersebut secara singkat : 

1) Bagaimana barang – barang persediaan dapat diklarifikasikan (disebut analisis ABC)

2) Bagaimana mempertahankan kekakuratan catatan persediaan yang ada

1. Analisis ABC

Analisis ABC merupakan penerapan persediaan dari prinsip pareto (yang diberi nama berdasarkan pada Vilfredo Pareto, Ahli ekonomi italia pada abad ke 19 ). Prinsip pareto mengemukakan ada “beberapa hal sangat penting dan banyak hal sepele”.

Untuk menentukan volume uang tahunan dalam analisis ABC, kita mengukur permintaan tahunan dari setiap barang persediaan dikalikan biaya per unit. Barang – barang kelas A adalah barang barang yang volume uang tahunan tinggi. Meskipun barang barang ini mungkin hanya mewakili sekitar 15% dari total barang persediaan, tetapi mewakili 70% hingga 80% dari total penggunaan uang. 

Barang barang kelas B adalah barang barang persediaan dengan volume uang tahunan yang sedang. Barang barang ini mewakili sekitar 30% dari barang barang persediaan dan 15% sampai 25% dari nilai totalnya. Barang barang dengan volume uang tahunan yang kecil adalah kelas C yang mungkin hanya mewakili 5% dari volume uang tahunan, tetapi mewakili sekitar 55% dari total barang persediaan.

Kebijakan kebijakan yang dapat didasarkan pada analisis ABC mencakup hal hal dibawah ini :

Membeli sumber daya yang ditujukan pada perkembangan pemasok harus jauh lebih tinggi untuk barang barang A dibandingkan dengan barang barang C.

Barang barang A, yang berlawanan dengan barang barang B dan C, harus memilki pengendalian persediaan fisik yang lebih ketat : barang barang tersebut mungkin ditempatkan dibagian yang lebih aman, dan mungkin keakuratan catatan persediaannya untuk barang barang A harus lebih sering diverifikasi.

Meramalkan barang barang A memerlukan perhatian lebih dibandingkan barang barang lainnya.

2. Keakuratan Catatan Persediaan

Keakuratan catatan persediaan adalah prasyarat bagi manajemen persediaan, penjadwalan produksi, dan pada akhirnya, penjualan. Keakuratan bisa dipertahankan dengan sistem periodik atau perpetual. Sistem periodic memerlukan pemeriksaan persediaan secara teratur(periodik) untuk menentukan kuantitas persediaan ditangan. Meskipun demikian, kelemahan sistem periodik adalah kurangnya pengendalian antara tinjauan dan perlunya membawa persediaan tambahan untuk melindunginya dari kekurangan persediaan.

Model – Model Persediaan

Permintaan Independen Vs Permintaan Dependen

Model model pengendalian persediaan berasumsi bahwa permintaan untuk barang independen dari atau dependen pada permintaan barang lainnya. Contohnya, permintaan untuk lemari es independen terhadap permintaan alat untuk memanggang roti. Namun demikian, permintaan komponen dari alat untuk memanggang roti dependen terhadap permintaan untuk alat pemanggang roti. 

Biaya Penyimpanan, Pemesanan, dan Pemasangan 

Biaya penyimpanan (holding cost) merupakan biaya yang terkait dengan penyimpanan atau “membawa”. Persediaan selama waktu tertentu. Oleh karena itu, biaya penyimpanan juga mencakup biaya barang usang dan biaya terkait dengan penyimpanan, seperti asuransi, karyawan tambahan serta pembayaran bunga. 

Biaya pemesanan (ordering cost) mencakup biaya dari persediaan. Formulir, pemrosesan, pemesanan, pembelian, dukungan administrasi, dan seterusnya. Ketika pemesanan sedang diproduksi, biaya pemesanan juga ada, tetapi merupakan bagian dari apa yang disebut baiaya pemasangan. 

Biaya pemasangan (setup cost) adalah biaya untuk mempersiapkan mesin atau proses untuk menghasilkan pemesanan. Manajemer operasi bisa menurunkan biaya pemesanan dengan mengurangi biaya pemasangan serta menggunakan prosedur yang efisien, seperti pemesanan dan pembayaran elektronik. 

Model – Model Persediaan untuk Permintaan Independen:

Berikut adalah model – model permintaan independen :

1) Model kuantitas pesanan ekonomis (economic order quantity/EOQ) dasar

2) Model kuantitas pesanan produksi

3) Model diskon kuantitas

1. Model kuantitas pesanan ekonomis (economic order quantity/EOQ) dasar

Model kuantitas pesanan ekonomi dasar adalah salah satu teknik pengendalian persediaan yang paling sering digunakan. Teknik itu relatif mudah digunakan, tetapi didasarkan pada beberapa asumsi sebagai berikut :

Jumlah permintaan diketahui, cukup konstan, dan independen

Waktu tunggu

Persediaan segera diterima dan selesai seluruhnya

Tidak tersedia diskon kuantitas

Biaya variabel hanya biaya untuk memasang atau memesan dan biaya untuk menyimpan persediaan dalam waktu tertentu

Kehabisan persediaan dapat sepenuhnya dihindari jika pemesanan dilakukan pada waktu yang tepat

2. Model kuantitas pesanan produksi

Model ini dapat digunakan dalam dua situasi :

(1) saat persediaan mengalir atau menumpuk secara berkelanjutan selama suatu waktu setelah pesanan ditempatkan atau

(2) saat unit – unit dihasilkan dan dijual secara serempak. Model ini berguna saat persediaan menumpuk secara berkelanjutan selama waktu tertentu dan saat asumsi kuantitas pesanan produksi berlaku. 

3. Model diskon kuantitas

Diskon kuantitas hanyalah pengurangan harga (P) untuk sebuah barang jika dibeli dalam kuantitas besar. Daftar diskon dengan sejumlah diskon untuk pesanan besar adalah hal umum. Namun demikian, memesan sejumlah kuantitas tersebut, bahkan dengan diskon harga terbesar, mungkin tidak akan meminimalkan total biaya persediaan.

Manajemen Produksi

Pengertian Produksi

Produksi adalah salah satu aktivitas ekonomi yang menghasilkan hasil akhir atau output dari suatu proses yang membutuhkan beberapa masukan atau input. 

Faktor Produksi 

Faktor-faktor produksi antara lain adalah Capital atau modal, Labour atau tenaga kerja, Skill atau keahlian atau kemampuan, dan Land atau tanah.

Fungsi Produksi

Fungsi produksi merupakan suatu hubungan teknis yang menghubungkan faktor produksi atau input dengan hasil produksinya atau output.

Teori Produksi

Produksi Dalam Jangka Pendek. Jangka pendek merupakan kurun waktu yang terjadi ketika salah satu atau lebih faktor produksi yang tidak bisa diubah atau tetap.

Produksi Dengan Satu Input Variabel

Produk Total 

Produk total merupakan jumlah total dari semua hasil produksi dalam periode tertentu. Produk total akan berubah sesuai dengan banyaknya faktor produksi variabel yang digunakan.

Produksi Rata-Rata

Produksi rata-rata atau Average Product (AP) adalah jumlah total produksi yang dibagi dengan faktor produksi yang digunakan selama proses produksi. 

Produksi Marginal

Produksi marginal atau Marginal Product (MP) adalah tambahn total hasil produksi yang diakibatkan oleh pertambahan jumlah faktor produksi variabel yang digunakan.

Produksi Dengan Dua Input Variabel

Isoquant (Kurva Produksi Sama) 

Isoquant merupakan kurva yang mengkombinasikan antara dua input variabel yang digunakan untuk menghasilkan output atau hasil produksi yang sama. 

Isoqost (Garis Ongkos Sama)

Kurva ini menggambarkan besarnya biaya yang dikeluarkan oleh produsen selama proses produksi dalam kurun waktu tertentu.

Produksi Dalam Jangka Panjang

Jangka Panjang suatu proses produksi tidak dapat diperkirakan akan berjalan 10 tahun, 25 tahun, atau bahkan sampai 50 tahun. Sehingga dalam kurun waktu ini semua faktor produksi yang digunakan bersifat variabel atau tidak ada faktor produksi tetap.

Garis Perluasan Produksi

Garis perluasan produksi merupakan isocline atau kurva yang menghubungkan titik-titik yang besar tingkat batas penggantiannya secara teknis sama yang menunjukkan output yang dihasilkan jika harga produksi tetap. Jadi garis ini menunjukkan bagaimana faktor produksi (input) tersebut berubah jika besarnya biaya dari proses produksi (output) tidak berubah dan harga produksinya tetap. 


MANAJEMEN SUMBER DAYA DAN MOTIVASI DALAM KEWIRAUSAHAAN

Manajemen sumber daya

Manajemen sumber daya manusia (MSDM), adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peran sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan bersama perusahaan, Kajian MSDM menggabungkan beberapa bidang ilmu seperti psikologi, sosiolog.

Tujuan manajemen sumber daya manusia

Tujuan organisasional

Tujuan fungsional

Tujuan sosial

Tujuan pribadi

Peran, fungsi , tugas dan tanggung jawab MSDM :

Perencanaan

Persiapan

Rekrutmen

Pelatihan pengembangan dan prestasi

Pemindahan dan pemisahan

Motivasi

Kata motivasi berasal dari bahasa latin yaitu motive yang berarti dorongan, daya penggerak atau kekuatan yang terdapat dalam diri organisasi yang menyebabkan organisasi itu bertindak atau berbuat menjamin tercapainya suatu tujuan.

Fungsi Motivasi

Mendorong manusia untuk berbuat, dalam arti motivasi penggerak dari setiap kegiatannya akan dikerjakan oleh wirausahawan

Berfungsi sebagai penentuan arah perbuatan dengan demikian motivasi dapat memberikan arah dan kegiatan yang harus dikerjakan sesuai dengan rumusan tujuannya

Menyeleksi perbuatan-perbuatan yang harus dikerjakan yang serasi untuk mencapai tujuan dengan menyisihkan perbuatan yang tidak bermanfaat bagi tujuan tersebut.


Konsep Pemasaran, Promosi Bisnis

Kosep Pemasaran

Konsep pemasaran diaplikasikan oleh bagian pemasaran, yang berfungsi untuk menaksir jumlah permintaan produk perusahaan, meningkatkan permintaan dan melayaninya. Konsep pemasaran harus berorientasi pada kebutuhan konsumen. Konsep pemasaran berorientasi menciptakan rasa senang pada pihak konsumen dengan menawarkan nilai produk, barang atau jasa yang mereka butuhkan.

Pemasaran yang strategis menurut Macfoedz dan Machfoedz (2006) didasarkan pada 3 elemen pokok :

Falsafah pemasaran

Segmentasi pasar

Perilaku konsumen

Secara umum ada 3 kelompok falsafah pemasaran

Dorongan produksi

Dorongan penjualan

Dorongan kelompok

Strategi pemasaran adalah rencana pemanfaatan sumber daya yang dimiliki dengan sebaik-baiknya untuk mencapai tujuan perusahaan. Strategi pemasaran terdiri atas unsur berikut:

Menentukan pasar sasaran, yaitu sekelompok orang yang kebutuhannya dipenuhi oleh produk perusahaan. Pemilihan pasar sasaran dilakukan dengan mempelajari pasar potensial untuk mengetahui pengaruh yang mungkin terjadi pada penjualan, biaya dan laba perusahaan. 

Menciptakan bauran pemasaran, yaitu memperkirakan kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan pasar  

Perencanaan pasar yang strategis, perkembangan strategi pasar dimulai dengan penilaian lingkungan pemasaran, efektivitas program atau strategi pemasaran yang telah ada, pasar potensial dan kebutuhannya serta ketersediaan sumber daya dihimpun dan dianalisis.

Suharno (2008) menegaskan bahwa ujung dari pemasaran adalah transaksi penjualan. Wirausaha harus mengupayakan agar transaksi bisa terjadi, untuk itu wirausaha perlu memahami ramuan pemasaran (marketing mix), yaitu:

Product

Price

Price

Promotion

PROMOSI

Menurut Kotler (2008:266), promosi  adalah proses komunikasi  suatu perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan sekarang dan yang akan datang serta masyarakat. Promosi merupakan salah satu variabel dalam bauran pemasaran yang sangat penting dilaksanakan oleh perusahaan dalam memasarkan produk jasa. Kegiatan promosi bukan saja berfungsi sebagai alat komunikasi antara perusahaan dengan konsumen, melainkan juga sebagai alat untuk memengaruhi konsumen dalam kegiatan pembelian atau penggunaan jasa sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya.

Tujuan Promosi

Tujuan promosi merupakan dasar dalam membuat keseluruhan program promosi yang akan dijalankan oleh perusahaan dalam rangka mencapai apa yang diinginkannya, kemudian akan menyusul langkah-langkah selanjutnya. Promosi penjualan sudah semestinya dapat diprogramkan secara sistematis dan berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan keputusan pembelian konsumen yang pada akhirnya dapat omset penjualan

BISNIS

Bisnis dapat dikonsepkan sebagai keseluruhan organisasi yang menyediakan barang atau jasa untuk dijual dengan maksud memperoleh laba (profit).  Sehingga organisasi bisnis yang sukses adalah organisasi yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan perusahaan memperoleh keuntungan dari transaksi tersebut.

Pentingnya promosi dalam sebuah bisnis

Dalam sebuah bisnis diperlukan adanya strategi dalam promosi. Promosi penting untuk dilakukan agar calon konsumen tertarik untuk melakukan pembelian produk barang atau jasa yang ditawarkan. 

Beberapa strategi yang dapat dilakukan agar bisnis mengalami peningkatan dalam penjualan:

Pemasaran melalui media sosial

Penjualam melalui market place

Promosi melalui video di youtube

Endorsment kepada selebgram


Keterampilan Menjual Dan Bernegosiasi

PENGERTIAN MENJUAL

Menjual adalah suatu usaha untuk mencapai hasil yang diinginkan dengan cara atau  jalan menggunakan kepandaiaan ilmu menjual, sedangkan ilmu menjual adalah suatu kemampuan atau kecakapan untuk mempengaruhi orang-orang (konsumen) supaya mau membeli produk-produk yang kita tawarkan baik jasa maupun dagang agar dapat saling menguntungkan.

Adapula ciri-ciri penjual yang profesional yaitu :

Bekerja keras untuk menyempurnakan ketrampilan dan teknik menjualnya.

Tidak takut mencoba sesuatu yang baru atau berbeda. Tidak takut akan gagal dan belajar dari kegagalan. 

Memotivasi diri sendiri tidak melulu menunggu inspirasi dari orang-orang lain. 

Memiliki pengetahuan yang lengkap mengenai manfaat pribadi yang dapat diperoleh dari  produk dan layanan yang ditawarkan. 

Terus-menerus mencari kata-kata dan ungkapan yang paling menarik untuk menyampaikan manfaat yang akan diperoleh pelanggan.

Sungguh-sungguh peduli terhadap kebutuhan pribadi calon pelanggan yang potensial dan menjual untuk memuaskan kebutuhan itu dengan produk/layanan yang ditawarkan.

Para Penjual Harus Memiliki Keterampilan Yaitu :

Memiliki kemampuan menjual yang bisa memuaskan para pembeli atau pelanggan. 

Memiliki kebanggan sebagai penjual. 

Keterampilan dalam menjual. 

Memiliki pengetahuan yang luas dalam menjual. 

Bisa melayani pelanggan dengan baik. 

Memiliki kepribadiaan (kejujuran, sopan, ramah) dalam melayani pelanggan.

Ada beberapa sifat yang harus dimiliki oleh penjual yang baik, antara lain :

Mampu berkomunikasi 

Penuh inisiatif 

Berpikir kreatif 

Penuh perhatian 

Tidak mudah putus asa 

Menarik, mudah bergaul dan selalu gembira 

Sopan santundan disiplin 

Ketajaman daya ingat 

Keterampilan Teknik Menjual :

Seorang penjual yang baik harus dapat menghadapi pembeli dengan cara yang benar, agar pembeli tidak kabur ataupun tidak jadi membeli produk yang kita tawarkan maka dari itu pembeli harus dapat menciptakan suasana yang bersahabat, dan tanamkan rasa percaya diri agar mempermudah menentukan keputusan yang akan dibuat.

NEGOSIASI

Negosiasi merupakan suatu proses saat dua pihak mencapai perjanjian yang dapat memenuhi kepuasan semua pihak yang berkepentingan dengan elemen-elemen kerjasama dan kompetisi. Termasuk di dalamnya, tindakan yang dilakukan ketika berkomunikasi, kerjasama atau mempengaruhi orang lain dengan tujuan tertentu.

Dalam buku Teach Yourself Negotiating, karangan Phil Baguley, dijelaskan tentang definisi negosiasi yaitu suatu cara untuk menetapkan keputusan yang dapat disepakati dan diterima oleh dua pihak dan menyetujui apa dan bagaimana tindakan yang akan dilakukan di masa mendatang.

Negosiasi memiliki sejumlah karakteristik utama, yaitu:

Senantiasa melibatkan orang baik sebagai individual, perwakilan organisasi atau perusahaan, sendiri atau dalam kelompok.

Menggunakan cara-cara pertukaran sesuatu baik berupa tawar menawar (bargain) atau tukar menukar (barter). 

Hampir selalu berbentuk tatap-muka yang menggunakan bahasa lisan, gerak tubuh maupun ekspresi wajah. 

Negosiasi biasanya menyangkut hal-hal di masa depan atau sesuatu yang belum terjadi dan kita inginkan terjadi.

Ujung dari negosiasi adalah adanya kesepakatan yang diambil oleh kedua belah pihak, meskipun kesepakatan itu misalnya kedua belah pihak sepakat untuk tidak sepakat.

Proses Negosiasi

Tahap perencanaan.

Sasaran Negosiasi

Strategi Negosiasi

Peran Negosiator

Seorang negosiator dapat melakukan berbagai peran penting dalam bernegosiasi, antara lain :

Berperan sebagai seorang pemimpin

Faktual

Analitis

Reliasional

Intuitif

Administrasi dan Manajemen Keuangan

Proses administrasi adalah serangkaian tahapan (perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian) yang bertujuan untuk mencapai tujuan suatu perusahaan atau organisasi dengan cara yang seefisien mungkin.

Tahapan proses administrasi :

Fase mekanis: Fase mekanis terdiri dari perencanaan dan pengorganisasian. Kita dapat mengatakan bahwa itu adalah bagian statis dari proses.

Fase dinamis: Fase dinamis, pada bagiannya, terdiri dari arah dan kontrol. Dalam pengertian ini, kata dinamis mengacu pada gerakan. Artinya, setelah kita merencanakan dan mengatur, kita harus mengeksekusi dan mulai bekerja.

Manajemen keuangan adalah kegiatan perencanaan, pengelolaan, penyimpanan, serta pengendalian dana dan aset yang dimiliki suatu perusahaan. Pengelolaan keuangan harus direncanakan dengan matang agar tidak timbul masalah di kemudian hari

Tujuan Adanya Management Keuangan

Manajemen keuangan ini harus memiliki tujuan yang jelas, ada beberapa tujuan manajemen keuangan:

 

Menjaga Arus Kas

Memaksimalkan Keuangan Perusahaan

Mempersiapkan Struktur Modal

Memaksimalkan Keuntungan

Meningkatkan Efisiensi

Mengoptimalkan Kekayaan Perusahaan

Fungsi Manajemen Keuangan :

Planning

Budgeting

Controlling 

Auditing

Reporting

Prinsip Manajemen Keuangan

Akuntabilitas

Konsistensi

Kelangsungan Hidup

Transparansi

Standar Akuntansi

Integritas

Pengelolaan

STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS

Pengertian Strategi Perkembangan Bisnis

Arti STRATEGI menurut Arthur A. Thomson, Jr. “ “What is strategy ? the tasks of crafting and executing company strategies are the heart and soul of managing a business enterprise and winning in the market place. A company’s strategy is the game plan management is using to stake out a market position, attract and please customers, compete successfully, conduct operations, and achieve organizational objectives.”

Arti PENGEMBANGAN BISNIS “ menurut Allan Affuah “Sekumpulan aktivitas yang dilakukan untuk menciptakan dengan cara mengembangkan dan mentransformasikan berbagai sumber daya barang atau jasa yang diinginkan konsumen.”

jenis pengembangan bisnis dibagi menjadi beberapa strategi berikut.

Mengembangkan bisnis dengan mengembangkan pasar Mengembangkan pasar dari sisi produknya adalah langkah yang paling memungkinkan untuk dilakukan pertama kali karena produk utamanya telah diperkenalkan dan sudah tumbuh, sehingga masalah profitabilitas (kemampuan mendapatkan laba) serta popularitas dan kualitas sudah diterima dipasar.

Jenis-jenisnya. + Memperbesar variasi produk + Melalui kategori produk + Berdasarkan lini produk

. Mengembangkan Pasar Dari Sisi Sistem Penjualannya. Berikut beberapa strateginya. Mengembangkan sistem distribusi penjualan kedalam (internal), yaitu :

• Mengembangkan sendiri

• Mengembangkan melalui kerja sama dengan pihak lain Mengembangkan sistem jaringan pemasaran dengan pihak lain, yaitu :

• Membuat jaringan pemasaran secara berjenjang.

• Membuat, menyusun, merencanakan sistem franchising dengan menjual jaringan, standar operasional, merek produk, nama perusahaan, popularitas, dan lain-lain. Mengembangkan pasar dengan menggabungkan bisnis yang lain dalam satu industri. Cara yang tepat untuk memperbesar pasar bila modalnya cukup dan ingin cepat menjadi besar adalah:

• akuisisi

• merger

Mengembangkan Pasar Dengan Strategi Integrasi (Penyatuan) 2 jenis strategi integrasi, yaitu : 

+ Integrasi vertikal (hulu ke hilir dari flow industry)

+ Integrasi horizontal (antar produk, antar kategori

Pengembangan usaha melalui pemasaran

Arti PEMASARAN menurut William O. Bearden, Thomas N. “ Ingram dan Raymond W. Laforge “Marketing is the procces of planning and executing the conception, pricing, promotion, distibution of ideas, goods, and services to create exchanges that satisfy individual and organizational goals..”

KONSEP BAURAN PEMASARAN (5P)

Product

Price

Place

Promotion

People

PERSAINGAN BISNIS Gambaran strategi menuju keunggulan bersaing.

Mengenali peluang

Memilih strategi untuk menangkap peluang

Mengatur hasil dari eksploitasi peluang

Unsur dasar untuk mencapai keunggulan bersaing

Harga atau nilai

Menyenangkan konsumen

Pengalaman konsumen

Atribut produk yang dapat dicatat

Keistimewaan layanan yang unik

TREN KEWIRAUSAHAAN

tren kewirausahaan adalah sesuatu yang kreatif, inovatif, bernilai lebih, sangat disukai, hangat diperbincangkan, dan sering kita temui dalam lingkungan kita

DIGITALPRENEUR

Digitalprenuer adalah seseorang yang melihat peluang bisnis di dalam dunia internet sebagai target  pasar utama, sebagian besar aktivitas bisnis dilakukan melalui internet mulai dari melakukan penawaran hingga penjualan.

Transformasi Digital dan Perkembangan Ekonomi Digital

Transformasi digital cukup penting untuk perusahaan karena adanya perubahan perilaku konsumen yang berpengaruh pada kepuasan pelanggan, manfaat lain yaitu lebih menghemat waktu dan biaya.

Strategi dalam menghadapi transformasi digital tersebut adalah :

Membuat rencana digital secara komprehensif

Perekrutan SDM yang tepat

Menggunakan teknologi yang tepat sesuai kebutuhan

Pemanfaatan data real time

Membangun komunikasi antara pengambilan keputusan dengan pelaku dunia digital

Penggunaan matriks risiko yang tepat

CARA MENJADI DIGITALPRENEUR

Menguasai dunia internet

Memperluas jaringan bisnis

Mempunyai strategi yang matang

Memperluas wawasan

Tips Menjadi Digitalpreneur

Membidik segmen pasar yang tepat

Melihat peluang pasar

Meningkatkan kreatifitas

Fokus

Tidak gegabah dalam mengambil langkah

Perlakukan konsumen dengan baik

MENGEMBANGKAN BISNIS

ada beberapa hal yang dapat kita lakukan dalam mengembangkan bisnis yaitu :

Membeli bisnis lain diluar industrinya

Menemukan bisnis baru dan memasukinya

Melakukan aliansi strategi atau usaha patungan

Strategi jaringan laba-laba

Strategi berjalan bersama-berpisah

Strategi aliansi secara berurutan atau peningkatan aliansi

Melakukan sinergisme (kerja sama saling menguntungkan)

Mengembangkan bisnis yang sedang stabil

Melakukan penciutan usaha


Komentar